Author: Bolone Gus Hery
-

NU, Artificial Intelligence, dan Masa Depan Teknologi Menurut Gus Hery
Dalam arikel gagasannya tentang NU abad kedua, Gus Hery Haryanto Azumi menyinggung perkembangan teknologi, termasuk artificial intelligence atau AI. Bagi Gus Hery, NU tidak boleh memandang dunia baru dengan jarak dan ketakutan. NU perlu memahami, memeluk, dan mengarahkan teknologi untuk kemaslahatan. Pernyataan ini menunjukkan bahwa gagasan Gus Hery tidak berhenti pada isu internal organisasi. Ia…
-

Gus Hery Bersilaturahmi dengan KH Said Aqil Siraij, Bahas Masa Depan Nahdlatul Ulama Jelang Muktamar ke-35
JAKARTA – Gus Hery Haryanto Azumi melanjutkan rangkaian silaturahmi kepada para masyayikh dan tokoh sepuh Nahdlatul Ulama (NU) menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 NU. Pada Kamis (25/6/2026) malam, Gus Hery bersama rombongan berkunjung ke kediaman Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2010–2021, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraij, di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan. Silaturahmi…
-

Jalan Pembaruan NU ala Gus Hery: Menjaga Tradisi, Mengambil yang Baru
Salah satu kekuatan gagasan Gus Hery Haryanto Azumi adalah kemampuannya menempatkan tradisi dan pembaruan dalam satu tarikan napas. Ia tidak mempertentangkan keduanya. Bagi Gus Hery, NU harus menjaga akar intelektual masa lalu, tetapi juga perlu menciptakan kemaslahatan baru. Cara pandang ini sangat dekat dengan kaidah yang hidup dalam tradisi NU: al-muhafazhah ala al-qadim ash-shalih wal…
-

GKBNU: Gerakan Kebangkitan Baru NU dalam Menyambut Abad Kedua (2026)
Gerakan Kebangkitan Baru Nahdlatul Ulama atau GKBNU menjadi salah satu gagasan utama yang disampaikan Gus Hery Haryanto Azumi. Gerakan ini lahir dari kesadaran bahwa NU memasuki abad kedua dengan tantangan yang berbeda dari masa sebelumnya. Bagi Gus Hery, perubahan tidak dapat diciptakan dalam waktu pendek. Perubahan perlu disiapkan untuk satu generasi. Karena itu, GKBNU tidak…
-

Keluar dari Zona Nyaman: 3 Tantangan Terbesar NU Menurut Gus Hery
Ada 3 Tantangan NU Menurut Gus Hery, yaitu keberanian untuk terbuka, keluar dari zona nyaman, dan menjawab kebutuhan zaman. Gus Hery Haryanto Azumi menyebut tantangan terbesar NU hari ini adalah dirinya sendiri. Pernyataan ini penting karena menggeser fokus dari tantangan eksternal menuju pertanyaan yang lebih mendasar: apakah NU berani terbuka dan keluar dari zona nyaman? Bagi…
-

NU dan Krisis Peradaban Dunia: Mengapa Gus Hery Mendorong Peran Global
Gus Hery Haryanto Azumi menempatkan NU dan Krisis Peradaban Dunia dalam percakapan yang lebih luas dari sekadar politik nasional atau urusan internal organisasi. Menurutnya, NU perlu terlibat dalam berbagai fenomena global karena dunia hari ini sedang menghadapi krisis peradaban dan krisis geopolitik. Pernyataan ini memperlihatkan cara Gus Hery membaca NU sebagai kekuatan etis yang dapat…
-

Dari PMII ke Gagasan NU Abad Kedua: Jejak Kaderisasi Gus Hery
Setiap gagasan kepemimpinan perlu dibaca bersama proses yang membentuknya. Dalam kasus Gus Hery Haryanto Azumi, proses itu terlihat dari jejak kaderisasi Gus Hery, perjalanan intelektual, dan pengaruh pemikiran Gus Dur yang ia sebut membentuk karakter pikirannya hingga hari ini. Gus Hery bukan figur yang muncul tiba-tiba dalam ruang NU. Ia memiliki jejak panjang dalam organisasi…
-

Organisasi, Kultur, dan Network: 3 Cara Gus Hery Membaca Kekuatan NU
Gus Hery Haryanto Azumi memandang NU melalui tiga lapisan penting: organisasi, kultur, dan network. Tiga kata ini menjadi kunci untuk memahami bagaimana ia membaca kekuatan Nahdlatul Ulama dan mengapa NU memiliki potensi besar untuk memainkan peran strategis di abad kedua. Bagi Gus Hery, NU tidak cukup dipahami sebagai struktur formal. Struktur memang penting, tetapi NU…
-

NU Bukan Karier: Gus Hery dan Makna Pengabdian di Nahdlatul Ulama
Salah satu pernyataan paling kuat dari Gus Hery Haryanto Azumi adalah bahwa NU bukan karier. Kalimat ini sederhana, tetapi menyimpan pandangan penting tentang bagaimana seorang kader memaknai Nahdlatul Ulama. Bagi Gus Hery, NU tidak boleh dipahami hanya sebagai tangga jabatan atau ruang mobilitas struktural. Pandangan ini relevan ketika nama Gus Hery dibicarakan dalam konteks calon…
-

Gus Hery dan Gagasan NU sebagai Faktor Penentu Masa Depan Bangsa
Dalam salah satu paparannya, Gus Hery Haryanto Azumi menyampaikan gagasan yang menjadi pintu masuk penting untuk membaca arah kepemimpinannya: NU tidak cukup hanya besar secara jumlah. Menurutnya, Nahdlatul Ulama harus besar dalam gagasan, pengabdian, dan kebermanfaatan bagi masyarakat, bangsa, negara, bahkan umat manusia. Pernyataan ini memperlihatkan cara Gus Hery memandang NU bukan sekadar sebagai organisasi…